<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengurangi penggunaan plastik</title>
	<atom:link href="http://budi.edublogs.org/2006/01/20/mengurangi-penggunaan-plastik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://budi.edublogs.org/2006/01/20/mengurangi-penggunaan-plastik/</link>
	<description>Class Discussions (in Bahasa Indonesia)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 May 2008 03:43:22 -0400</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Renni Suhardi</title>
		<link>http://budi.edublogs.org/2006/01/20/mengurangi-penggunaan-plastik/comment-page-1/#comment-6</link>
		<dc:creator>Renni Suhardi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2006 11:59:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budi.edublogs.org/2006/01/20/mengurangi-penggunaan-plastik/#comment-6</guid>
		<description>Pak Budi,
sebetulnya sudah ada yang mengumpulkan plastik dan di daur ulang. tapi nampaknya jumlah plastik yang dapat didaur ulang masih jauh lebih kecil dari yang numpuk sebagai limbah.
Agak susah juga krn kalau di Mall kita tidak minta kresek, tidak boleh karena kreseknya langsung di jepret barengan kwitansi dan barangnya. Takut kalo ditenteng dikira mencuri.
Mungkin bisa dipikirkan memberi insentif untuk yang mengelola sampahnya sendiri. Insentif tidak harus selalu berupa instant reward, misalnya spt voucher kalo di stempel beberapa kali bisa dapat apa.
1 stempel untuk 5 atau 10 atau 20 kresek, 5 botol aqua, atau yang lain.
Nah ini mungkin harus diskusi dengan yang ahli komunikasi, gimana bikin programnya. 

oke Pak Budi, baru ini aja yang kepikir. Mudah2an kalo pas ada ide bisa di share.

salam
Renni</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Budi,<br />
sebetulnya sudah ada yang mengumpulkan plastik dan di daur ulang. tapi nampaknya jumlah plastik yang dapat didaur ulang masih jauh lebih kecil dari yang numpuk sebagai limbah.<br />
Agak susah juga krn kalau di Mall kita tidak minta kresek, tidak boleh karena kreseknya langsung di jepret barengan kwitansi dan barangnya. Takut kalo ditenteng dikira mencuri.<br />
Mungkin bisa dipikirkan memberi insentif untuk yang mengelola sampahnya sendiri. Insentif tidak harus selalu berupa instant reward, misalnya spt voucher kalo di stempel beberapa kali bisa dapat apa.<br />
1 stempel untuk 5 atau 10 atau 20 kresek, 5 botol aqua, atau yang lain.<br />
Nah ini mungkin harus diskusi dengan yang ahli komunikasi, gimana bikin programnya. </p>
<p>oke Pak Budi, baru ini aja yang kepikir. Mudah2an kalo pas ada ide bisa di share.</p>
<p>salam<br />
Renni</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Budi Rahardjo</title>
		<link>http://budi.edublogs.org/2006/01/20/mengurangi-penggunaan-plastik/comment-page-1/#comment-5</link>
		<dc:creator>Budi Rahardjo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2006 00:18:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budi.edublogs.org/2006/01/20/mengurangi-penggunaan-plastik/#comment-5</guid>
		<description>Jadi bagaimana dong? Mosok kita harus menyerah dengan keadaan seperti ini? Harus ada usaha bersama untuk mengatasi masalah plastik ini. Kalau kita semua menyerah, ya ... habislah kita. Ya nggak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi bagaimana dong? Mosok kita harus menyerah dengan keadaan seperti ini? Harus ada usaha bersama untuk mengatasi masalah plastik ini. Kalau kita semua menyerah, ya &#8230; habislah kita. Ya nggak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Antony Pranata</title>
		<link>http://budi.edublogs.org/2006/01/20/mengurangi-penggunaan-plastik/comment-page-1/#comment-4</link>
		<dc:creator>Antony Pranata</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2006 19:40:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budi.edublogs.org/2006/01/20/mengurangi-penggunaan-plastik/#comment-4</guid>
		<description>Kalau yang saya lihat di Jerman, supermarket tidak memberikan plastik secara gratis.  Kita harus membawa plastik (atas tas) sendiri dari rumah (yang biasa saya lakukan sewaktu hidup di sana).  Alternatif lain, kita bisa juga membeli plastik di supermarket tersebut.
Tetapi saya rasa cara seperti ini agak susah dipraktekkan di Indonesia.... :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau yang saya lihat di Jerman, supermarket tidak memberikan plastik secara gratis.  Kita harus membawa plastik (atas tas) sendiri dari rumah (yang biasa saya lakukan sewaktu hidup di sana).  Alternatif lain, kita bisa juga membeli plastik di supermarket tersebut.<br />
Tetapi saya rasa cara seperti ini agak susah dipraktekkan di Indonesia&#8230;. <img src='http://budi.edublogs.org/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
